Leonardo DiCaprio Diduga Menerima Uang Hasil Korupsi di Malaysia
Jumat, 21 September 2016

Kabar tidak sedap datang dari aktor pemenang Oscar tahun lalu, Leonardo DiCaprio. Aktor yang juga aktivis lingkungan hidup ini sedang diperiksa Departemen Kehakiman AS atas dugaan telah menerima uang hasil korupsi di Malaysia yang diterimanya lewat yayasan lingkungan hidup miliknya, Leonardo DiCaprio Foundation (LDF). Tidak hanya itu, uang tersebut juga digunakan untuk mendanai film WOLF OF WALL STREET.

BBC menyebut bahwa Leo diduga menerima uang hasil korupsi dari Riza Aziz, anak tiri dari Perdana Menteri Malaysia saat ini, Najib Razak. Riza dikenal sebagai co-founder dan juga chairman dari Red Granite Pictures. Perusahaannya itu yang mendanai film Leo di tahun 2013, THE WOLF OF WALL STREET. Diungkap dalam Wall Street Journal, hubungan antara Leo dan Riza bermula saat Riza dan perusahaannya berminat mendanai proyek film garapan Martin Scorcese itu.

Sayang, uang yang diterima Leo tak lain adalah sebagian dari uang hasil penggelapan dana pemerintah Malaysia yang besarnya mencapai US$ 3 miliar atau setara Rp. 39 triliun. Uang tersebut ditengarai diambil dari 1Malaysia Development Berhad (1MDB), sebuah yayasan yang didirikan oleh Najib Razak untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Malaysia melalui pengembangan ekonomi serta peningkatan kerjasama di lingkup mancanegara.

Departemen Kehakiman US menduga bahwa uang negara yang ada di 1MDB telah dikorupsi oleh beberapa oknum, yang diantaranya adalah Najib Razak dan orang-orang dekatnya. Dari banyak dugaan penggunaan uang tersebut, salah satunya berujung pada Leonardo DiCaprio Foundation dan proyek film THE WOLF OF WALL STREET.

Hal ini diperkuat juga oleh pidato Leo dalam ajang Golden Globe yang berterima kasih dengan menyebut beberapa nama orang dekat Najib Razak sebagai kolaborator dalam pembuatan filmnya.

Berita Terkait